Sunday, June 21, 2015

Kajian Artikel Ilmiah "Age Differences in Credibility Judgments of Online Health Information"

Age Differences in Credibility Judgments of Online Health Information
Q. VERA LIAO and WAI-TAT FU, University of Illinois at Urbana-Champaign

Abstract :
Older adults are a notable group among the exponentially growing population of online health information consumers. In order to better support older adults’ health-related information seeking on the Internet, it is important to understand how they judge the credibility of such information when compared to younger users. We conducted two laboratory studies to explore how the credibility cues in message contents, website features, and user-generated comments differentially impact younger (19 to 26 years of age) and older adults’ (58 to 80 years of age) credibility judgments. Results from the first experiment showed that older adults were less sensitive to the credibility cues in message contents and those in website features than younger adults. Verbal protocol analysis revealed that these differences could be caused by the higher tendency of older adults to passively accept web information, and their lack of deliberation on its quality and attention towards contextual web features (e.g., design look, source identity). In the second experiment, we studied how credibility cues from user reviews might differentially impact older and younger adults’ credibility judgments of online health information. Results showed that consistent credibility cues in user reviews and message contents could facilitate older adults’ credibility judgments. When the two were inconsistent, older adults, as compared to younger ones, were less swayed by highly appraising user reviews given to low credibility information. These results provided important implications for designing health information technologies that better fit the older population.
Categories and Subject Descriptors: H.1.2 [Information Systems]: Human Factors
General Terms: Web Credibility, Aging
Additional Key Words and Phrases: Health website, user review
ACM Reference Format:
Q. Vera Liao and Wai-Tat Fu. 2014. Age differences in credibility judgments of online health information.
ACM Trans. Comput.-Hum. Interact. 21, 1, Article 2 (February 2014), 23 pages.

Pengkaji : Pramudya Wardhana (G64144051)

1.       Pendahuluan
Mengingat kebutuhan orang dewasa yang memasuki usia senja tentang informasi yang berhubungan dengan kesehatan lebih tinggi, beberapa penelitian menyimpulkan bahwa mencari informasi kesehatan adalah salah satu kegiatan yang paling sering orang dewasa lakukan secara online. Tren ini menimbulkan kekhawatiran bagi orang dewasa yang lebih tua tentang kerentanan terhadap informasi kesehatan yang berkualitas rendah di internet, hal ini bisa menjadi informasi yang salah untuk menentukan keputusan yang berhubungan dengan kesehatan, hal ini sangatlah berbahaya.
Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu, peneliti dari University of Illinois melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi efek isyarat kredibilitas dari tiga karakteristik umum yang berhubungan dengan situs kesehatan, yaitu isi informasi, fitur kontekstual, dan komentar yang dibuat pengguna. Dalam studi pertama, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu meneliti dampak isi dan fitur kontekstual website kesehatan pada penilaian kredibilitas orang dewasa muda dan yang lebih tua. Sedangkan dalam studi kedua, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu meneliti efek dari komentar yang dibuat oleh pengguna, pada penilaian kredibilitas orang dewasa muda dan yang lebih tua. Secara khusus, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu memiliki ketertarikan pada masalah apakah orang dewasa yang lebih tua dan lebih muda akan bereaksi berbeda terhadap isyarat kredibilitas dalam ulasan pengguna yang konsisten atau tidak konsisten dengan isi situs kesehatan yang asli.

2.       Hubungan Kerja
2.1. Kredibilitas Situs Web
Banyak dari penelitian ini dilakukan di bawah kerangka Elaboration Likelihood Model (ELM). ELM menjelaskan pemrosesan informasi pada perubahan sikap individu yang menghadapi dua jenis isyarat khas yaitu, isyarat sentral dan isyarat perifer. Sehubungan dengan kredibilitas web, isyarat sentral dapat dikaitkan dengan isi halaman, sedangkan isyarat perifer dapat dikaitkan dengan fitur kontekstual situs misalnya, desain antarmuka, kegunaan, dll.
Dalam penelitian ini, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu mengadopsi perbedaan antara konten dan isyarat kontekstual kemudian menganalisis bagaimana pengguna yang lebih tua dan yang lebih muda mengolahnya secara berbeda. Menjelajahi perbedaan ini, usia potensial akan mengarah pada pemahaman yang lebih baik dari kemampuan dan preferensi orang dewasa yang lebih tua dalam mengevaluasi informasi kesehatan di internet. Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu meminta peserta untuk menilai preferensi mereka tentang suatu hal yang berkaitan dengan dunia kesehatan yang mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup sebelumnya, mereka baca di situs web terkait, kemudian menekankan kekhawatiran untuk kredibilitas informasi yang ada. Tujuannya adalah untuk menciptakan pengaturan yang lebih representatif dari pencarian informasi di internet, dimana penilaian kredibilitas bertindak sebagai hal implisit.

2.2. Ulasan Pengguna
Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu berpendapat bahwa ketika pengguna membaca ulasan, pengguna dapat mengambil penilaian orang lain sebagai bukti dan informasi tambahan untuk keputusan mereka. Pengaruh ulasan pengguna bisa diperkuat oleh faktor-faktor penentu yang informatif, seperti kekuatan argumen dalam konten ulasan, serta penentu normatif seperti konsistensi antar ulasan. Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu tertarik dengan potensi manfaat yang dibawa oleh ulasan pengguna dalam mendukung penilaian pengguna dan pengambilan keputusan.

2.3. Rentang Umur dan Penilaian Kredibilitas Situs Web
Ketika membahas kemajuan dalam bidang teknologi atau komputer, penurunan kognitif dan motorik sangat berkaitan dengan usia, seperti kecepatan pengolahan informasi yang lebih rendah, terbatasnya ingatan, dan memburuknya keterampilan motorik. Sementara itu orang dewasa yang lebih tua mungkin memiliki pengetahuan dalam domain tertentu, mereka umumnya kurang berpengalaman dengan internet. Setelah Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menyimpulkan dari berbagai studi, menunjukkan bahwa kepercayaan orang dewasa yang lebih tua terhadap informasi kesehatan online dipengaruhi oleh identitas sumber situs web dan fitur desain. Namun, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu juga menemukan studi yang menyimpulkan bahwa kurangnya pengalaman memakai Internet dapat menghalangi orang dewasa yang lebih tua dalam efektifitas mengidentifikasi kredibilitas fitur kontekstual pada situs informasi kesehatan. Singkatnya, penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penilaian kredibilitas web tunduk pada pengaruh dua jenis isyarat yaitu isyarat isi pesan dan isyarat fitur kontekstual.

3.       Eksperimen
Eksperimen pertama difokuskan pada bagaimana kekuatan konten argumen (isyarat konten) dan ada atau tidaknya fitur terkait (isyarat kontekstual) pada situs Informasi Kesehatan yang kredibilitasnya memiliki penilaian yang berbeda antara orang dewasa muda dan yang lebih tua. Dalam eksperimen pertama, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua pada umumnya kurang mampu membuat penilaian kredibilitas yang benar pada situs informasi kesehatan online. Secara khusus, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menemukan bahwa mereka kurang sensitif terhadap isyarat kredibilitas pada isi pesan serta fitur website, yang dianggap sebagai sumber utama isyarat kredibilitas sebuah situs web.
Dengan melakukan analisis protokol lisan ditemukan perbedaan dalam cara orang dewasa yang lebih tua dan yang lebih muda dalam memroses informasi pada situs informasi kesehatan online. Pertama, dalam pengolahan konten isyarat, orang dewasa yang lebih tua cenderung pasif membaca dan menerima apa yang mereka baca, tapi kurang sering terlibat dalam pembahasan pada kualitas informasi. Kedua, untuk pengolahan isyarat kontekstual, orang dewasa yang lebih tua kurang begitu memperhatikan fitur kontekstual website. Hasil analisis lainnya adalah orang dewasa yang lebih muda mungkin memulai dengan mengevaluasi isyarat kontekstual pada situs web, orang dewasa yang lebih tua mungkin memulai dengan membaca teks pada halaman web.
Dalam eksperimen kedua, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu fokus pada bagaimana kehadiran komentar pengguna mempengaruhi penilaian kredibilitas orang dewasa muda dan yang lebih tua, khususnya bagaimana konsistensi antara ulasan pengguna dan kredibilitas konten asli yang dipengaruhi oleh penilaian kredibilitas mereka. Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menemukan bahwa ulasan pengguna memiliki dampak yang kuat pada penilaian kredibilitas web dan bisa mempengaruhi penilaian dengan cara yang berbeda. Secara umum, ulasan pengguna dengan konsisten memiliki dampak yang kuat pada penilaian kredibilitas antara orang dewasa muda dan yang lebih tua, dengan menimpa penilaian awal mereka melalui membaca isi konten website. Namun, salah satu temuan yang menarik adalah bahwa ketika menilai ulasan pengguna muncul di website yang cacat, orang dewasa yang lebih tua cenderung memotong informasi dari ulasan pengguna, sementara orang dewasa muda lebih mungkin terpengaruh oleh ulasan pengguna pada website cacat tersebut.

4.       Kesimpulan
Hasil dari dua percobaan menunjukkan bahwa, ketika membuat penilaian kredibilitas informasi kesehatan secara online, pengguna mengintegrasikan isyarat kredibilitas dari karakteristik situs web yang berbeda, termasuk isi, fitur situs kontekstual dan komentar yang dibuat pengguna. Namun, berdasarkan tipe umur, ada perbedaan dalam memproses isyarat kredibilitas ini, pertama dalam hal Isi isyarat, untuk orang dewasa yang lebih tua mereka kurang mampu membedakan antara situs informasi kesehatan yang memiliki kredibilitas informasi yang tinggi dan kredibilitas yang rendah. Kedua adalah tentang isyarat kontekstual, orang dewasa yang lebih tua kurang peka terhadap isyarat kredibilitas yang ditunjukkan oleh fitur situs, mereka cenderung melewati mengevaluasi fitur kontekstual tetapi lebih fokus pada membaca isi website. Ketiga adalah ulasan pengguna, orang dewasa yang lebih tua akan meningkatkan penilaian kredibilitas jika ulasan pengguna yang ditampilkan konsisten menampilkan ulasan positif, karena akan memperkuat penilaian awal mereka.

Monday, June 8, 2015

Recognition Rather than Recall - 9gag.com

Halo para netizen, kali ini saya akan memberikan ulasan singkat seputar 10 Usability Heuristics for User Interface Design dari Jacob Nielsen yang digunakaan untuk melakukan evaluasi terhadap salah satu website yaitu 9gag.com
9gag.com
Recognition rather than recall
Di dalam website ini diharapkan dapat meminimalkan pengguna untuk mengingat apa saja yang ada di website, dapat berupa sebuah obyek, tindakan ataupun pilihan yang terlihat. Pengguna seharusnya tidak mengingat semua informasi dari satu bagian ke bagian lainnya. Dari hasil evaluasi berdasarkan prinsip recognition rather than recall yang saya lakukan terhadap website 9gag.com ini, saya menemukan beberapa kekurangan, antara lain :

1. Tidak memberikan saran melihat postingan sesuai dengan kategori yang sering dilihat oleh pengguna
Di dalam website 9gag.com pengguna diberikan kebebasan untuk melihat postingan berdasarkan kategori-kategori yang ada. Pengguna satu dengan pengguna yang lainnya pasti memiliki kategori favorit atau tingkat kebiasaan melihat postingan berdasarkan kategori. Misalkan saya ambil contoh diri saya sendiri, saya memiliki akun di 9gag.com dan saya paling sering melihat dan vote postingan di kategori Girl. Seharusnya 9gag.com memberikan saran postingan-postingan dari kategori Girl bukan memberikan secara random. Berikut adalah potongan gambarnya.
Halaman Profil
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan memberikan fitur recomended post pada setiap halaman kategori ataupun halaman profil pengguna yang sudah login. Hal ini akan membantu pengguna untuk tidak mengingat apa saja yang biasa pengguna lihat, karena sudah ditampilkan di halaman profilnya. Contoh perbaikan dapat saya contohkan pada website youtube.com, berikut potongan gambarnya.
youtube.com
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)
_________________________________________________________________________

2. Tidak memberikan path navigasi kepada pengguna
Ketika pengguna sedang menjelajahi 9gag.com tanpa sadar pengguna akan berada pada beberapa halaman yang berbeda, mulai dari home kemudian memilih kategori dan kemudian memilih salah satu postingan untuk mengomentari ataupun melakukan voting. Dalam website 9gag.com ini tidak diberikan path navigasi, sehingga terkadang pengguna lupa dia berada di kategori mana ataupun di halaman mana. Berikut adalah potongan gambar ketika pengguna sudah memilih salah satu postingan.
Halaman postingan 9gag.com
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan memberikan path navigasi pada masing-masing halaman postingan agar pengguna tahu dan ingat secara otomatis dimana dia berada dan darimana saja dia menjelajah.
Severity Ratings : 1 (Cosmetic problem only: need not be fixed unless extra time is available on project)

Consistency and Standards - 9gag.com

Halo para netizen, kali ini saya akan memberikan ulasan singkat seputar 10 Usability Heuristics for User Interface Design dari Jacob Nielsen yang digunakaan untuk melakukan evaluasi terhadap salah satu website yaitu 9gag.com
9gag.com
Consistency and standards
Di dalam website ini diharapkan memiliki konsistensi yang bisa diterapkan dari beberapa hal. Misalnya dari segi visualisasi halaman web, berupa konsistensi mengenai warna, ukuran komponen, typography, bentuk dan tata letak, dan sebagainya. Selain itu juga dapat diterapkan dalam hal seperti bahasa dan penulisan kata-kata, navigasi, dan sebagainya. Dari hasil evaluasi berdasarkan prinsip consistency and standards yang saya lakukan terhadap website 9gag.com ini, saya menemukan beberapa kekurangan, antara lain :

1. Tidak konsistennya tata letak penulisan Term of Services (general) dan Term of Services Advertise
Di dalam website 9gag.com terdapat beberapa dokumen atau informasi seperti term of service, privacy, contact serta jasa advertise. Di dalam bagian advertise sendiri juga terdapat term of service tersendiri. Berikut adalah potongan gambar dari 2 informasi tersebut.
TOS (general) 9gag.com
TOS (advertise) 9gag.com
Dari 2 gambar tersebut terlihat jelas perbedaan tata letak penulisannya, hal ini tidak sesuai dengan prinsip consistency and standards yang menekankan konsistensi pada hal visual, tata letak penulisan yang konsisten satu sama lain contohnya. 
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan menyamakan tata letak penulisan kedua halaman tersebut, karena konsistensi dalam tata letak akan menambahkan kesan estetika yang lebih bagus dan tidak memecah fokus pengguna.
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)
_________________________________________________________________________

2. Tidak konsistennya menampilkan widget sosial media
Di dalam website 9gag.com pengguna diberi kebebasan untuk mengakses di berbagai sosial media, oleh karena itu 9gag.com menampilkan beberapa widget sosial media di berbagai halaman websitenya untuk menarik minat pengguna agar mengikuti/following di official sosial media milik 9gag.com. Berikut adalah potongan gambarnya.
Widget Sosial Media di Kategori Girl

Widget Sosial Media di Kategori Comic
Terlihat dalam kedua gambar tersebut memiliki perbedaan, pada kategori girl, widget sosial media ditampilkan semuanya, namun pada kategori comic widget sosial media tersebut tidak ada yang ditampilkan sama sekali. Ini adalah salah satu kesalahan dari penggunaan prinsip consistency and standards, 9gag.com tidak konsisten dalam menerapkan standar tampilan pada masing-masing kategori, karena setelah saya cek semua, kategori comic dan WTF tidak menampilkan widget sosial media.
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan menambahkan widget sosial media pada semua kategori, ataupun menghilangkan semua widget sosial media di semua kategori agar pada semua halaman kategori memiliki konsistensi tampilan yang sama. 
Severity Ratings : 1 (Cosmetic problem only: need not be fixed unless extra time is available on project)

Flexibility and Efficiency of Use - 9gag.com

Halo para netizen, kali ini saya akan memberikan ulasan singkat seputar 10 Usability Heuristics for User Interface Design dari Jacob Nielsen yang digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap salah satu website yaitu 9gag.com
9gag.com
Flexibility and efficiency of use
Di dalam website ini diharapkan dapat mengakomodasi pengguna yang ahli, pemula ataupun yang memiliki keterbatasan khusus dalam menggunakan atau memanfaatkan website ini. Dari hasil evaluasi berdasarkan prinsip flexibility and efficiency of use yang saya lakukan terhadap website 9gag.com ini, saya menemukan beberapa kekurangan, antara lain :

1. Tombol voting dan comment tanpa disertai keterangan
Di dalam website 9gag.com pengguna dapat melakukan vote dan mengomentari postingan gambar pengguna lain. 9gag.com memberikan fitur ini dengan menampilkan beberapa icon di bawah masing-masing postingan gambar seperti yang ditunjukkan oleh potongan gambar berikut.
Tombol aksi di 9gag.com

Terlihat pada gambar, masing-masing tombol tidak diberikan keterangan ataupun ketika mouse diarahkan pada icon tersebut juga tidak muncul keterangan. Menurut saya ini akan mempengaruhi pengguna yang masih pemula dalam penggunaannya, karena pengguna pemula tersebut harus menebak-nebak apa fungsi dari tombol tersebut.
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan memberikan tambahan keterangan di bawah masing-masing tombol ataupun dengan memberikan keterangan ketika cursor mouse diarahkan ke tombol tersebut, saya ambilkan contoh pada website memecenter.com seperti pada gambar berikut.
Tombol aksi di memecenter.com
Severity Ratings : 3 (Major usability problem: important to fix, so should be given high priority)
_________________________________________________________________________

2. Sidebar kanan yang tidak diberikan keterangan Recomended Post
Di dalam page utama website 9gag.com ini postingan gambar dapat dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu di postingan utama yang berada di body sebelah kiri dengan ukuran yang besar dan di sebelah sidebar kanan dengan ukuran yang kecil serta dengan tampilan yang tidak penuh. Bagian sidebar kanan ini merupakan recomended post yang ditampilkan secara random oleh 9gag.com, berikut adalah potongan gambarnya.
Sidebar kanan 9gag.com
Terlihat pada bagian sidebar kanan tidak terdapat keterangan tambahan di atas, seharusnya untuk mengakomodasi pengguna yang masih pemula hal ini harus ditambahkan. Penambahan keterangan recomended post akan mengurangi rasa penasaran pengguna, serta akan menghindari keadaan dimana pengguna harus menebak-nebak postingan apakah yang berada di sidebar kanan.
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan menambahkan keterangan judul di bagian atas sidebar tersebut, "recomended post" atau "featured post" misalnya. Contoh perbandingannya dapat saya contohkan pada website 1cak.com, berikut adalah potongan gambarnya.
Sidebar kanan 1cak.com
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)

Sunday, June 7, 2015

Help and Documentation - 9gag.com

Halo para netizen, kali ini saya akan memberikan ulasan singkat seputar 10 Usability Heuristics for User Interface Design dari Jacob Nielsen yang digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap salah satu website yaitu 9gag.com
9gag.com
Help and documentation
Di dalam website ini diharapkan memiliki sebuah fitur help atau bantuan yang disertai dokumentasi yang dapat menjelaskan masing-masing fungsi yang berjalan di dalamnya. Dari hasil evaluasi berdasarkan prinsip help and documentation yang saya lakukan terhadap website 9gag.com ini, saya menemukan beberapa kekurangan, antara lain :

1. Tidak memberikan fitur help
Memang website 9gag.com merupakan sebuah website internasional yang sudah banyak dikenal masyarakat luas sebagai website untuk memposting gambar-gambar humor dalam bentuk meme ataupun foto. Namun website ini belum memberikan fitur help untuk membantu pengguna atau pengunjung yang masih pemula. Berikut adalah potongan gambar halaman website 9gag.com yang belum ada link untuk fitur help.

Halaman 9gag.com
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan memberikan fitur help pada website ini, dikarenakan tidak semua pengguna, terutama pemula bisa mengerti fungsi-fungsi ataupun langkah demi langkah dalam melakukan posting gambar, voting gambar ataupun mengkomentari gambar yang telah diposting.
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)

_________________________________________________________________________

2. Tidak memberikan fitur FAQ (Frequently Asked Questions)
Dalam website ini fitur FAQ (Frequently Asked Questions) juga tidak ditemukan. Padahal fitur ini akan membantu para pengguna untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan umum yang biasa ditanyakan, seperti bagaimana cara memposting, bagaimana cara membuat akun, apa saja kategori postingan yang ada, dll. Berikut adalah potongan gambar bagian footer website 9gag.com yang tidak terdapat fitur FAQ.
Footer 9gag.com
Rekomendasi perbaikan yang dapat saya berikan adalah dengan memberikan fitur FAQ pada website ini, seperti pada website memecenter.com yang merupakan website yang sejenis dengan 9gag.com yang ditunjukkan pada gambar berikut.

FAQ memecenter.com
Dengan memberikan fitur ini maka pengguna akan lebih tahu tentang pertanyaan-pertanyaan umum yang biasa ditanyakan dan hal ini akan mengurangi pertanyaan-pertanyaan berulang masuk ke bagian customer service website terkait.
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)

Aesthetic and Minimalist Design - 9gag.com

Halo para netizen, kali ini saya akan memberikan ulasan singkat seputar 10 Usability Heuristics for User Interface Design dari Jacob Nielsen yang digunakaan untuk melakukan evaluasi terhadap salah satu website yaitu 9gag.com
9gag.com

Aesthetic and minimalist design
Di dalam website ini diharapkan memiliki tampilan desain yang minimalis, tampilan yang sederhana, nyaman dilihat oleh pengguna dan memuat informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Komponen-komponen di dalam prinsip ini diantaranya adalah penggunaan warna, penempatan tata letak menu, typography dan pemilihan icon yang sesuai, dll. Dari hasil evaluasi berdasarkan prinsip Aesthetic and minimalist design yang saya lakukan terhadap website 9gag.com ini, saya menemukan beberapa kekurangan, antara lain :

1. Tidak memanfaatkan kekuatan penggunaan icon untuk link kategori.
Header menu kategori
Informasi yang ditampilkan pada header merupakan beberapa kategori tentang postingan humor atau komedi. Terlihat jelas bahwa pada masing-masing kategori ditampilkan dengan kata, menurut pendapat saya seharusnya masing-masing dari kategori tersebut ditambahkan sebuah icon yang dapat merepresentasikan masing-masing kategori agar lebih informatif. Selain itu penggunaan icon yang sesuai dan informatif juga memberikan kemudahan bagi pengguna dalam membedakan masing-masing kategori.
Rekomendasi perbaikan dalam masalah ini dapat saya contohkan pada website memecenter.com yang sudah memanfaatkan penggunaan icon dalam penyusunan kategori postingan. Berikut adalah potongan tampilan menu kategori website memecenter.com
Add caption
Severity Ratings : 2 (Minor usability problem: fixing this should be given low priority)
_________________________________________________________________________

2. Terdapat pengulangan link kategori
Link kategori
Terlihat pada header menu kategori pada website 9gag.com sudah terdapat beberapa link kategori, namun di dalam menu dropdown "sections" link-link kategori yang sudah terdapat di header dimunculkan kembali. Dalam kasus ini menurut saya akan membuat para pengguna menjadi bingung untuk menentukan pilihan kategori yang akan dikunjungi.
Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan menurut saya adalah menghilangkan pengulangan link kategori yang terdapat di menu dropdown "sections" atau menghilangkan menu dropdown "sections" dan memindah link kategori "cute" dan "food" ke menu header.
Severity Ratings : 3 (Major usability problem: important to fix, so should be given high priority)

Wednesday, May 13, 2015

Berkenalan dengan Visualisasi Informasi

Halo para netizen, setelah sekian lama akhirnya kali ini saya memposting lagi sebuah ulasan singkat tentang Visualisasi Informasi yang merupakan bagian dari tugas Interaksi Manusia Komputer. Visualisasi Informasi yang saya tampilkan adalah tentang informasi statistik dari Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Menurut Pintu Masuk pada tahun 2009–2013. Informasi ini diambil dari buku Statistika Indonesia 2014, pada halaman 337. Data statistik yang dimaksud dapat dilihat pada gambar di bawah ini.


Dalam pembuatan Visualisasi Informasi ini saya menggunakan web apps piktochart.com dan software desain Corel Draw X4. Visualisasi yang saya gunakan adalah dengan memanfaatkan gambar peta indonesia yang telah ditandai sesuai dengan lokasi pintu masuk wisatawan internasional, kemudian dari masing-masing lokasi tersebut akan ditampilkan diagram batang horizontal yang menandakan jumlah wisatawan mancanegara tiap tahun. Pada visualisasi informasi ini saya hanya menampilkan visualisasi data mulai dari tahun 2011 - 2013 pada masing-masing lokasi dan juga total semua wisatawan mancanegara yang masuk. Hasil visualisasi informasi Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Menurut Pintu Masuk dapat dilihat pada gambar berikut ini atau klik pada link ini.


Sekian ulasan singkat tentang Visualisasi Informasi yang saya buat, semoga bermanfaat dan terima kasih :)