Age Differences in Credibility Judgments of Online Health
Information
Q. VERA LIAO and WAI-TAT FU, University
of Illinois at Urbana-Champaign
Abstract :
Older adults are a
notable group among the exponentially growing population of online health
information consumers. In order to better support older adults’ health-related
information seeking on the Internet, it is important to understand how they
judge the credibility of such information when compared to younger users. We
conducted two laboratory studies to explore how the credibility cues in message
contents, website features, and user-generated comments differentially impact
younger (19 to 26 years of age) and older adults’ (58 to 80 years of age)
credibility judgments. Results from the first experiment showed that older
adults were less sensitive to the credibility cues in message contents and
those in website features than younger adults. Verbal protocol analysis
revealed that these differences could be caused by the higher tendency of older
adults to passively accept web information, and their lack of deliberation on
its quality and attention towards contextual web features (e.g., design look,
source identity). In the second experiment, we studied how credibility cues
from user reviews might differentially impact older and younger adults’
credibility judgments of online health information. Results showed that
consistent credibility cues in user reviews and message contents could
facilitate older adults’ credibility judgments. When the two were inconsistent,
older adults, as compared to younger ones, were less swayed by highly
appraising user reviews given to low credibility information. These results
provided important implications for designing health information technologies that
better fit the older population.
Categories and Subject Descriptors: H.1.2 [Information Systems]: Human
Factors
General Terms: Web Credibility, Aging
Additional Key Words and Phrases: Health website, user review
ACM Reference
Format:
Q. Vera Liao and Wai-Tat Fu. 2014. Age differences in credibility judgments
of online health information.
ACM Trans. Comput.-Hum. Interact. 21, 1, Article 2 (February 2014), 23
pages.
Pengkaji : Pramudya Wardhana (G64144051)
1.
Pendahuluan
Mengingat kebutuhan orang dewasa yang memasuki usia senja tentang informasi
yang berhubungan dengan kesehatan lebih tinggi, beberapa penelitian
menyimpulkan bahwa mencari informasi kesehatan adalah salah satu kegiatan yang
paling sering orang dewasa lakukan secara online.
Tren ini menimbulkan kekhawatiran bagi orang dewasa yang lebih tua tentang
kerentanan terhadap informasi kesehatan yang berkualitas rendah di internet,
hal ini bisa menjadi informasi yang salah untuk menentukan keputusan yang
berhubungan dengan kesehatan, hal ini sangatlah berbahaya.
Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu, peneliti dari University of Illinois melakukan penelitian yang bertujuan untuk
mengeksplorasi efek isyarat kredibilitas dari tiga karakteristik umum yang
berhubungan dengan situs kesehatan, yaitu isi informasi, fitur kontekstual, dan
komentar yang dibuat pengguna. Dalam studi pertama, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu meneliti dampak
isi dan fitur kontekstual website
kesehatan pada penilaian kredibilitas orang dewasa muda dan yang lebih tua.
Sedangkan dalam studi kedua, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu meneliti efek dari komentar yang
dibuat oleh pengguna, pada penilaian kredibilitas orang dewasa muda dan yang
lebih tua. Secara khusus, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu memiliki ketertarikan pada
masalah apakah orang dewasa yang lebih tua dan lebih muda akan bereaksi berbeda
terhadap isyarat kredibilitas dalam ulasan pengguna yang konsisten atau tidak
konsisten dengan isi situs kesehatan yang asli.
2.
Hubungan Kerja
2.1.
Kredibilitas Situs
Web
Banyak dari penelitian ini dilakukan di bawah kerangka Elaboration Likelihood Model (ELM). ELM menjelaskan pemrosesan
informasi pada perubahan sikap individu yang menghadapi dua jenis isyarat khas
yaitu, isyarat sentral dan isyarat perifer. Sehubungan dengan kredibilitas web, isyarat sentral dapat dikaitkan
dengan isi halaman, sedangkan isyarat perifer dapat dikaitkan dengan fitur
kontekstual situs misalnya, desain antarmuka, kegunaan, dll.
Dalam penelitian ini, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu mengadopsi perbedaan antara konten dan isyarat kontekstual kemudian menganalisis bagaimana pengguna yang lebih tua dan yang lebih muda mengolahnya secara berbeda. Menjelajahi perbedaan ini, usia potensial akan mengarah pada pemahaman yang lebih baik dari
kemampuan dan preferensi orang dewasa yang lebih tua dalam mengevaluasi
informasi kesehatan di internet. Q. Vera Liao dan
Wai-Tat Fu meminta peserta untuk menilai preferensi mereka tentang suatu hal yang berkaitan dengan dunia kesehatan yang mereka
tidak memiliki pengetahuan yang cukup sebelumnya, mereka baca di situs web terkait, kemudian menekankan
kekhawatiran untuk kredibilitas informasi yang ada. Tujuannya
adalah untuk menciptakan pengaturan yang lebih representatif dari pencarian informasi di internet, dimana
penilaian kredibilitas bertindak sebagai hal implisit.
2.2.
Ulasan Pengguna
Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu berpendapat bahwa ketika pengguna membaca
ulasan, pengguna dapat mengambil penilaian orang lain sebagai bukti dan
informasi tambahan untuk keputusan mereka. Pengaruh ulasan pengguna bisa
diperkuat oleh faktor-faktor penentu yang informatif,
seperti kekuatan argumen dalam konten ulasan, serta penentu normatif seperti
konsistensi antar ulasan. Q. Vera Liao dan
Wai-Tat Fu tertarik dengan potensi manfaat yang dibawa oleh ulasan pengguna
dalam mendukung penilaian pengguna dan pengambilan keputusan.
2.3.
Rentang Umur dan Penilaian
Kredibilitas Situs Web
Ketika membahas kemajuan dalam bidang teknologi atau
komputer, penurunan kognitif dan motorik sangat berkaitan dengan usia, seperti
kecepatan pengolahan informasi yang lebih rendah, terbatasnya ingatan, dan memburuknya
keterampilan motorik. Sementara itu orang dewasa yang lebih tua mungkin
memiliki pengetahuan dalam domain tertentu, mereka umumnya kurang berpengalaman
dengan internet. Setelah Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menyimpulkan dari berbagai
studi, menunjukkan bahwa kepercayaan orang dewasa yang lebih tua terhadap informasi
kesehatan online dipengaruhi oleh identitas sumber situs web dan fitur desain. Namun, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu juga
menemukan studi yang menyimpulkan bahwa kurangnya pengalaman memakai Internet
dapat menghalangi orang dewasa yang lebih tua dalam efektifitas mengidentifikasi
kredibilitas fitur kontekstual pada situs informasi kesehatan. Singkatnya,
penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penilaian kredibilitas web tunduk pada pengaruh dua jenis
isyarat yaitu isyarat isi pesan dan isyarat fitur kontekstual.
3.
Eksperimen
Eksperimen pertama
difokuskan pada bagaimana kekuatan konten argumen (isyarat konten) dan ada atau
tidaknya fitur terkait (isyarat kontekstual) pada situs Informasi Kesehatan yang kredibilitasnya memiliki penilaian yang berbeda antara orang dewasa
muda dan yang lebih tua. Dalam eksperimen pertama, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua pada umumnya kurang mampu
membuat penilaian kredibilitas yang benar pada situs informasi kesehatan online. Secara khusus, Q. Vera Liao dan
Wai-Tat Fu menemukan bahwa mereka kurang sensitif
terhadap isyarat kredibilitas pada isi pesan serta fitur website, yang dianggap sebagai sumber utama isyarat kredibilitas
sebuah situs web.
Dengan melakukan analisis protokol
lisan ditemukan perbedaan dalam cara orang dewasa yang lebih tua dan yang lebih
muda dalam memroses informasi pada situs informasi kesehatan online. Pertama,
dalam pengolahan konten isyarat, orang dewasa yang lebih tua cenderung pasif
membaca dan menerima apa yang mereka baca, tapi kurang sering terlibat dalam
pembahasan pada kualitas informasi. Kedua, untuk pengolahan isyarat
kontekstual, orang dewasa yang lebih tua kurang begitu memperhatikan fitur
kontekstual website. Hasil analisis
lainnya adalah orang dewasa yang lebih muda mungkin memulai dengan mengevaluasi
isyarat kontekstual pada situs web,
orang dewasa yang lebih tua mungkin memulai dengan membaca teks pada halaman web.
Dalam eksperimen
kedua, Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu fokus pada
bagaimana kehadiran komentar pengguna mempengaruhi penilaian kredibilitas orang
dewasa muda dan yang lebih tua, khususnya bagaimana konsistensi antara ulasan
pengguna dan kredibilitas konten asli yang dipengaruhi oleh penilaian
kredibilitas mereka. Q. Vera Liao dan Wai-Tat Fu menemukan bahwa ulasan
pengguna memiliki dampak yang kuat pada penilaian kredibilitas web dan bisa mempengaruhi penilaian dengan
cara yang berbeda. Secara umum, ulasan pengguna dengan konsisten memiliki
dampak yang kuat pada penilaian kredibilitas antara orang dewasa muda dan yang lebih
tua, dengan menimpa penilaian awal mereka melalui membaca isi konten website. Namun, salah satu temuan yang
menarik adalah bahwa ketika menilai ulasan pengguna muncul di website yang cacat, orang dewasa yang
lebih tua cenderung memotong informasi dari ulasan pengguna, sementara orang
dewasa muda lebih mungkin terpengaruh oleh ulasan pengguna pada website cacat tersebut.
4.
Kesimpulan
Hasil dari dua percobaan menunjukkan bahwa, ketika membuat penilaian
kredibilitas informasi kesehatan secara online, pengguna mengintegrasikan
isyarat kredibilitas dari karakteristik situs web yang berbeda, termasuk isi, fitur situs kontekstual dan
komentar yang dibuat pengguna. Namun, berdasarkan tipe umur, ada perbedaan dalam
memproses isyarat kredibilitas ini, pertama dalam hal Isi isyarat, untuk orang dewasa
yang lebih tua mereka kurang mampu membedakan antara situs informasi kesehatan
yang memiliki kredibilitas informasi yang tinggi dan kredibilitas yang rendah.
Kedua adalah tentang isyarat kontekstual, orang dewasa yang lebih tua kurang
peka terhadap isyarat kredibilitas yang ditunjukkan oleh fitur situs, mereka
cenderung melewati mengevaluasi fitur kontekstual tetapi lebih fokus pada
membaca isi website. Ketiga adalah
ulasan pengguna, orang dewasa yang lebih tua akan meningkatkan penilaian
kredibilitas jika ulasan pengguna yang ditampilkan konsisten menampilkan ulasan
positif, karena akan memperkuat penilaian awal mereka.
Ulasan yang sangat menarik.
ReplyDeleteMungkin jika di Indonesia terdapat situs web yang menampilkan informasi kesehatan akan sangat berguna, tetapi jika informasi yang disampaikan salah akan sangat fatal.
Memang bener nih, pada umumnya orang dewasa lebih banyak mencari informasi kesehatan dibandingkan dengan yang lebih muda. Mungkin krna orang yg tua gmw mnghabiskan waktu lama, dan ingin langsung menuju ke isi, sdngkan yg lebih muda akan memahami scara bertahap.
ReplyDeletewah topik kajian yang menarik dan sangat berguna bagi masyarakat luas tentang informasi kesehatan..
ReplyDeleteTopik yang bagus gan, namun memang jaman sekarang orang yang sudah dewasa cenderung lanjut usia biasanya kurang paham dengan teknologi masa kini.
ReplyDeletetopik yang dikaji bagus, memang sebagian besar orang yang lanjut usia sangat sulit membedakan antara situs informasi kesehatan yang memiliki kredibilitas informasi yang tinggi dan kredibilitas yang rendah, sehingga orang lanjut usia bisa terbantu dengan topik yang di angkat oleh penulis ini
ReplyDeletejika diatas umur 50 bisa mengerti dan memahami apa yang disampaikan apalagi tentang kesehatan, ini merupakan penelitian yang sangat baik.
ReplyDeleteketujux, penelitian yang cukup unik, memang sekarang orang tua kebanyakan gaptek atau tidak tau tentang perkembangan teknologi, semoga dengan penelitian ini bisa bermanfaat untuk orang tua dalam pencarian informasi kesehatan.
ReplyDeletenice inpoh gan, keep posting!!
Memang terkadang orang yang sudah lanjut usia lebih suka hal yang simple, langsung pada inti, tanpa harus bertele-tele. Mungkin ini bisa jadi tantangan tersendiri bagi pembuat website untuk bisa meningkatkan minat pembaca berusia lanjut dalam mengevaluasi fitur kontekstual, jadi tidak hanya membaca isi artikel webnya saja.
ReplyDeletesaya setuju dengan kajian diatas, faktor umur dan semakin berkurangnya fungsi pengindraan banyak lanjut usia menginginkan sesuatu yang tidak merepotkan atau simple
ReplyDelete